"Bunda.., apa Ayah pergi karena Qila nakal?"
"Tidak, Nak." Ujar Sang Bunda lembut.
"Lalu.., apa Ayah pergi karena Alif nakal?" Si kecil-pun ikut bertutur seraya menatap Sang Bunda lugu.
"Tentu tidak, Sayangku..," Ibunda menarik napasnya dalam, lalu mengeluarkannya perlahan, "Ayah pergi, justru karena putera-puterinya sangat shalih dan shalihah."
"Lalu.., kenapa Allah mengambil Ayah sebelum Kak Qila dan Alif dapat membahagiakan Ayah?" Alif kembali mengeluarkan pertanyaan lugunya, terlihat mata yang begitu sayu dan berbinar.
Sang Bunda-pun tersenyum. Segera ia merangkul pelan kedua anak tersayangnya, menciumnya satu-satu dan tertawa. Ia tahu, anak-anaknya akan segera tumbuh dewasa dan mampu membahagiakan kedua orangtuanya.
"Cepat dewasa, ya, Nak..," seraya tersenyum, dipeluknya kedua anak lucu nan lugu yang sangat dicintainya ini.
"Ayah membutuhkan do'a kalian disana. Jangan berhenti mendo'akan Ayah, ya, Sayang..," ditatapnya Aqila Syifa Az-Zahra dan Alif Fatih Al-Wahid lembut, "Ingin bertemu Ayah di Syurga-Nya, kan, Sayang?"
"Tentu, Bunda."
"Apapun akan kami lakukan demi Ayah dan Bunda tersayang!" Qila memeluk erat Sang Bunda, diikuti Alif yang mengecup dahi Ibundanya lembut.
Monday, February 1, 2016
Bunda...
Saturday, January 30, 2016
Kekuatan Do'a
Ketika Sang Puteri dihadapkan dengan dua pilihan tersulit dalam hidupnya, ia hanya tersenyum seraya berkata,
"Jikalau Rabb-ku memintaku memilih pilihan pertama dan itulah yang terbaik, Ia tentunya akan menguatkan hatiku dalam beberapa hari ini." -R.K
Tuesday, January 26, 2016
Mentari (lagi)
Saat kulihat beberapa cuplikan kisah lama dalam blog ini, pikiranku hanya terpaut menuju satu orang.
4 Januari 2011, tidakkah terasa cepat?
5 tahun telah berlalu, dan kau masih sama seperti dulu.
Indahnya mengingat segala tentangmu, Mentari-ku.
Sunday, January 24, 2016
Mentari-nya Merpati?
Bahkan sang merpati tak sanggup lagi mengelilingi dunia yang luas ini.
Ia ingin tetap tinggal, menanti perhatian sang mentari yang tak henti menghampiri.
Lantas, apa yang membuatnya tak sanggup berkeliling menikmati indahnya alam ciptaan Sang Maha Pengasih?
.
.
.
.
.
Kaulah alasannya,
Mentari Penyejuk Hati.

